13 Agustus 2010

refleksi minggu ketiga Agustus 2010


PEGANGAN

Lukas 12: 49-56


Jika kita bisa membaca keadaan cuaca dari arah datangnya angin beriup
Itu bagus!
Walau itu bisa saja disederhanakan seperti
Kalo ada mendung biasanya memang akan turun hujan
Jika muncul pelangi maka akan terik terbit matahari

Namun ini semua menjadi refleksi kuat bahwa
Sadar utk kita bisa membaca tanda2 zaman
Dengan berpegang kepada firman dan kehadiran Tuhan…

Sebab waktunya sudah tiba
Tiba tentang siapa dan apa?
Di bacaan perenungan kali ini, Tuhan Yesus sesungguhnya menegaskan kehadiran diriNya sendiri
Di konteks Lukas Dia hadir
Di tengah murid2 tapi juga orang2 Yahudi Israel saat itu

Juga di hari2 kita sekarang ini, Dia Tuhan yg selalu hadir
Ada dekat
Bahkan sangat2 dekat
Roh Allah Yg Kudus berada lebih dekat dari kulit kita sendiri!
Hadir di dalam sini
Yakni tiba hadir berada di hati saya dan anda

Sekarang persoalannya, sudahkah kita memberi jawab?

Merespon akan kehadiranNya
Merespon dgn menentukan pilihan akan Kasih karunianya yg telah dan akan terus tiba

Dan berpegang hanya padaNya!??!

Ini harus kita jawab tentukan.
Karena kehadiran dan pelayananNya akan selalu mendatangkan krisis

Krisis?
Ya, waktu krisis sebab kita harus memutuskan menentukan betul2
Siapa tempat kita berpegang dan percayai sungguh

Apakah mengakui Dia sebagai Tuhan & Juruselamat kita
Atau..
Sama sekali tidak mengakuiNya
Lalu berpegang hanya pada kekuatan diri sendiri
Atau…
Pegangan kita adalah kuasa2 lain?!

Pergolakan dalam menentukan dan memastikan inilah krisis tsb
Berpegang pada yg sesungguh2nya baik?
Atau berpegang pada yg tidak baik?

Ini akan terus kita gumuli
Khususnya bergolak dan bergejolak dalam hati pribadi kita masing2
Bahkan mungkin bisa membawa “perselisihan” dgn teman, saudara bahkan dalam keluarga kita sendiri
Belum lagi termasuk perlawanan2 dari sekitar kita

Namun apapun tantangannya teman2.. mari,
Berpegang, lalu kuat memberlakukan dan juga berharaplah hanya pd yg baik.
Bahkan terbaik yakni: Tuhan!

Tapi juga jangan itu hanya jawaban lisan saja
Haruslah dari hati tulus dan pasti
Dan pasti untuk diberlakukan dalam kehidupan nyata
Sebuah jawaban yg berakibat seterusnya, sepanjang sisa hidup kita
Hingga mati hingga akhir.

Jangan jadi munafik
Jangan jadi orang fasik teman2..
Mari kembalilah kepadaNya
Berpegang pada kekuatan iman dan FirmanNya
Kembali takut menyembah dan berjuang menyenangkan Hati Allah

Dan jadilah bijaksana dalam Tuhan
Secara spiritual iman berusaha menyiapkan segala sesuatunya
Sebelum saatNya benar2 tiba
Khan Tuhan sudah pernah datang
Dan Dia akan datang utk kedua kalinya

Sadarlah
Hampiri Tuhan
Mohon pengampunanNya
Hiduplah dalam Kasih
Berpegang erat pada perintah2 Tuhan
Berubahlah dgn pembaharuan hati dan akal budi

Tidak lama lagi akan terlambat
Mari memberi jawab, respon atas kehadiran Tuhan di hidup kita
Isi kehidupan ini dengan lebih..
Percaya pegangan kuat pada Allah saja!!
Lalu lakukan ajaran perintahNya
Mengampunilah lebih sering
Mengasihi lebih sungguh
Bersedia mendengar juga bekerja sama
Selalu siap membantu
Selalu siap menolong sesama manusia lebihhh banyak & serrinngg..!

Kita siap sedia pula jadi “pegangan”.. :)



tulisan dan foto: lusindo tobing

11 Agustus 2010

refleksi minggu kedua Agustus 2010


JANGANLAH TAKUT

Lukas 12: 32-40

Buaanyaaakkkk hal dan alasan yg bisa bikin kita takut!
Bahkan mungkin kebanyakan
Hingga kita jatuh ketakutan

Bukan sekadar takut
Tapi dah ketakutan!!!

Fenomena bencana2 alam di sekitar misalnya
Belum lagi kejadian2 yg mengerikan di perjalanan hidup kehidupan
Ancaman kecelakaan, kejahatan bahkan teror maut bisa di mana aja, kapan saja
Semua seperti itu melengkapi segala pergumulan keluarga kita masing2
Tantangan pelayanan dihambat, dilarang, disegel beribadah sebagai umatNya
Dan seterusnya dan sebagainya… macem2!

Satu permalasahan belum selesai tas tas tuntas, eh muncul lagi masalah baru..
Ngga pernah berhenti dan memang tampaknya ngga bakalan pernah ada berhenti

Tapi Tuhan Yesus pernah bilang gini, “Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.”
Lukas 12: 32!

“Kawanan kecil” di situ bisa soal kwantitas atawa jumlah yg sedikit, ngga banyak dlm deretan angka
Tapi bisa juga kita refleksikan sebagai lemah, kecil masih muda, nda berdaya dan terisolasi kesepian atau bahkan benar2 tidak dianggap oleh pihak lain dan tidak masuk hitungan oleh dunia sekelilingnya.

Penyakit2 rohani seperti ini harus dihapus teman2.. perlahan tapi pasti lalu habis!
Cobalah sadar hal2 jelek negatif selalu dihembuskan oleh kuasa gelap agar kita takut
Bahkan ketika benih takut meretas berkembang biak jadi ketakutan
Woi! Sadarlah teman2!! Kita sedang dikondisikan untuk jadi jauh dan semakin jauh dari Tuhan

Yups, karena takut bahkan ketakutan ad sesungguhnya posisi iman kita sedang jauh dariNya
Jauh dari percaya kepada Allah
Jauh dari Kasih KuasaNya!

“Janganlah takut” tu ajakan
Tapi juga peringatan dan pengingatan buat kita
Agar segera sadar ketika takut bahkan sekali lagi ketakutan mencengkeram kita
Segeralah minta ampun sama Tuhan
Untuk kemudian minta pertolonganNya agar menarik merangkul kita
Supaya sungguh2 mempersilakan Dia dgn KerajaanNya mengurapi menguasai kita
Bukan “kerajaan” roh ketakutan itu yg berkuasa

Ini serius teman2..
Ini bukan mau bicara hal2 roh2 dan sejenisnya gitu tapi..
Sebagai anak-anak Allah
Karena Allah sendiri menyatakannya tadi, “aku ini Bapamu”
Bapa kita itu telah berkenan memberikan kita Kerajaan
Jika… nah ini dia yg terpenting: Kita mengarahkan seluruh penuh tujuan hidup kita hanya kepada Allah
Dan kepada pewujudan rencana2Nya, penyelamatan Allah bagi dunia

Bagi siapa yg percaya, terus mencari mau belajar dan selalu melakukan Firman
Maka Allah kita adalah Allah yg menjanjikan
Bahwa Dia akan memenuhi segala kebutuhan2 kita.

Bagian ayat 32 tsb sebenarnya lanjutan dari janji Allah memenuhi soal
Kebutuhan makanan dan minuman
Kebutuhan mendasar kita
Untuk semua itu Dia sudah tegas berfirman, “Jangan khawatir!”
Anda dan saya juga kegidupan kita jauh lebih penting bagi Allah
Terus.. burung2 gagak diberi makan olehNya
Betapa kita jauhnya kita melebihi burung2 tsb!
Juga misalnya bukang bakung dan rumput diladang dipelihara bahkan dihiasi Tuhan
Apalagi kita!

Ini semua tentu bukan utk ksombongan
Juga bukan utk berlebih2an kepede( percaya diri)-an..
Bukan!
Tapi kalo kita melestarikan takut ketakutan
Maka sungguh kita tidak akan bisa melangkah sedikit aja utk maju
Yg ada hanya berehnti stug, diam dan tidak akan pernah berani ambil tindakan

Ayo, berani ambil tindakan yg baik
Berasal dari keputusan hati yg tulus baik dan bulat
Dalam Tuhan
Dalam Kasih sayangNya
Dalam kekuatan Firman dan urapan RohNya
KerajaanNya yakni diriNya sendiri dalam Tuhan Yesus Kristus
Telah disediakan diberikan utk kita

Tentukan solusi
Pastikan jalan ke luar
Bersiaplah utk segala kesempatan yg Tuhan beri
Dengan segala potensi dan kemampuan yg Allah sudah sediakan
Di diri kita msing2 juga dengan berbagai kelengkapan yg Tuhan sudah taruh
Di orang2 sekitar kita termasuk kehidupan lingkungan juga alam raya sekitar kita
Semua itu berada di tanganNya
Dan ketika Dia berkata janganlah takut?!
Waahh itu sebuah jaminan!!

Jangan takut
Janganlah takut
Kalian yg kecil, janganlah takut!
Sebab Allah senang memberikan kepadamu berkat dari Pemerintahan-Nya.
Janganlah takut, karena Bapa kita itu selalu berkenan
Dengan senang hati selalu memberi Kasih,
Jangan takut hai kawanan domba2Nya
Dan karena itulah kesukaanNya
Selalu mengaruniakan anugerah KeselamatanNya
Pada kita

Mari!
Utk diri sendiri dan mempengaruhi orang lain
Beranilah dlm Tuhan
Berani utk lebih Terang bagi dunia sekitar kita
Lebih berani juga utk lebih lagi mengasihi orang2 di dekat kita
Setia menjadi saluran berkat damaiNya, terus menjadi alat Si Penakluk ketakutan

Takutlah hanya kpdNya!
Tapi kpd dunia dan apa juga siapapun…

Janganlah takut :)



tulisan & foto: lusindo tobing