09 Februari 2017

Refleksi Minggu kedua Februari 2017



Ulangan 30: 15-20


Selalu Melekat pada Tuhan

                                             Keluargaku di depan Pohon Ara berbuah                  foto: doc. keluarga 


Isu beredarnya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) ganda di
Media sosial (Medsos), semakin berhembus kencang jelang
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 15 Februari 2017,
beberapa hari lagi. Pemerintah menyatakan beredarnya gambar
e-KTP dengan foto orang yang sama namun NIK dan alamat
berbeda itu adalah hoax (berita bohong). Hal ini penting, tidak
hanya agar situasi jelang Pilkada tetap kondusif. Tetapi juga secara
mendasar e-KTP adalah bukti identitas seorang warga negara
Indonesia. 

Selain identitas sebagai rakyat Indonesia, sebagai orang percaya
pada-Nya maka identitas kita adalah anak-anak Tuhan Allah. Nabi
Musa mengingatkan hal tersebut kepada segenap orang Israel di
konteks Ulangan 30 ini. Bahwa berkat dan/dengan ketaatan tidak
bisa dipisahkan. Sebagaimana halnya pemberontakan dan/dengan
kutuk juga tidak terpisahkan.

Musa mengakhiri perjanjian berkat atau kutuk itu dengan ajakan
dalam perintah: “karena <0834> pada hari <03117> ini aku <0595> memerintahkan <06680>
kepadamu untuk mengasihi <0157> TUHAN <03068>, Allahmu <0430>, dengan hidup <01980>
menurut jalan <01870> yang ditunjukkan-Nya dan berpegang <08104> pada perintah <04687>,
ketetapan <02708> dan peraturan-Nya <04941>, supaya engkau hidup <02421> dan bertambah
banyak <07235> dan diberkati <01288> oleh TUHAN <03068>, Allahmu <0430>, di negeri <0776> ke mana <08033> <0834>
engkau <0859> masuk <0935> untuk mendudukinya <03423>” (ayat 16). Anda ingin
hidupmu selalu diberkati? Mari menjadi anak-anak Tuhan yang
selalu melekat pada-Nya. Amin.

 

Pdt. Lusindo Tobing