06 Maret 2017

Reading & Collective Retreat Pascasarjana STT Jakarta

 
 


"Bahkan jangan akhiri tiap-tiap dan seluruh perjalanan dengan ketakutan.
Jika ketakutan itu seperti 'ruang kosong,' persilakan Tuhan masuk menguasai ruang kosong itu.
Tidak usah memaksa-maksa diri memenuhi ruang kosong itu, agar ketakutan sirna.
Persilakan Tuhan menguasai, mengisi dan mengganti dengan ketenangan dan damai-Nya.
Juga memakai kita dengan kemampuan dan talenta masing-masing, dilebur, semakin rendah hati, terus belajar, membaca, bernyanyi memuji-Nya, untuk saling menerima, mau benar-benar mendengar (bukan melulu didengar), saling menguatkan, mengasihi, melayani...
Walau ketakutan bisa datang menggoda lagi, mari terus "menari bersama" baik sebagai teolog dan atau pendeta, juga kita semua jemaat gereja, umat dan pelayan Tuhan di manapun..
Bergumul-berjuang bersama, dengan Doa dan berjuang membagikan Cinta Kasih Salib Kristus menjadi warna-warni yang membawa keriaan, kebahagiaan dan kedamaian bagi umat, semua manusia dan seluruh kehidupan.. selamanya"
(kumpulanpercikrefleksireading&collectiveretreat- Pascasarjana Stt Jakarta, 3-5 Maret 2017, lemburpancawati)


 lusindo tobing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar